Home / NASIONAL / Tulang Bawang Barat

Kamis, 18 Januari 2024 - 20:18 WIB

SAMUDI Terindikasi Rekayasa Ijazah Guna Mendaftar Caleg Dari Partai PPP Di Kabupaten TUBABA

TUBABA – Oknum Bakal Calon (Balon) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tulang bawang Barat (TUBABA), Periode 2024-2029 yang berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 2 Samudi Diduga lakukan Penyalahgunaan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) yang berbentuk piagam untuk keperluan maju sebagai Caleg dari dapil 1 Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Dugaan muncul bermula dari kejanggalan antara terbitan STTB jenjang sekolah Menengah Pertama yang dikeluarkan Madrasah Bustanul Ulum Diniyah Wustho Candra Kencana pada Tahun 1997 atas nama dirinya. Sedang Samudi lahir tahun 1957 yang pada saat STTB terbit berusia 40 tahun.

Terkait hal itu, Samudi mengakui bahwa pada saat menimba ilmu di Madrasah Bustanul Ulum Diniyah Wustho dirinya hanya sebatas mengaji. Namun STTB yang ia dapat itu, dia mengaku memperolehnya dengan meminta bantuan dari Munadi dengan memberi uang sejumlah 1.500.000 untuk mengurus penerbitannya.

Baca Juga  Menjelang Lebaran, Dishub Tubaba Mulai Cek Kelayakan Bus Yang Beroperasi Diwilayah Tubaba

“Saya pernah mengaji disitu, terus dikeluarkan Piagam Pondok, (Bukan Ijazah) karena pada waktu piagam pondok itu disahkan tidak melalui Departemen Pendidikan/agama, lebih jelas silahkan tanya Munadi yang mengurusnya” terangnya kepada Wartawan, Rabu, (17/1/2024).

Lebih lanjut Samudi mengatakan setelah dirinya mendapat STTB Bustanul Ulum Diniyah Wustho lalu ia mengurus Ijasah paket C setara dengan SLTA/SMA pada tahun 2021 dengan mengeluarkan dana Rp1.700.000 namun tidak pernah mengikuti kegiatan belajar. Setelah terbit ijazah paket C itulah yang ia gunakan sebagai syarat pencalonan anggota legislatif.

“Ijazah paket C itu saya pakai mendaftarkan diri menjadi calon legislatif, Kabupaten Tulang Bawang Barat, untuk semua itu, yang urus saya serahkan ke Ketua DPC partai PPP kab. Tulang Bawang Barat, semuanya saya serahkan kesana,”Ungkapnya.

Baca Juga  DPD AWPI DKI Jakarta Gelar Musdalub Ke- I Bertajuk Melalui Pers Kita Kawal Tansisi Kepemimpinan Nasional dan Keutuhan Bangsa

Terkait asal-usul ijazah Kesetaraan paket C nya itu, Samudi mengakui tidak begitu yakin bisa lolos verifikasi administrasi dan menjadi calon tetap dengan alasan STTB yang ia peroleh dari pondok hanya berbentuk semacam piagam.

“Saya egk yakin bisa lolos menjadi calon tetap legeslatif, karena awalnya saya hanya pake piagam atau sertifikat pondok pesantren, karena waktu itu pondok engak berani mengeluarkan ijazah, disitulah saya tidak yakin bisa lolos menjadi calon tetap legislatif tubaba,
ini kan sudah dekat waktu pencoblosan pak ya kalo bisa saya jangan di gagal kan, ” Ucapnya Samudi. (ilham) 

Share :

Baca Juga

Jakarta

Dibawah Binaan Herlinawati Qudrotul Hantarkan Provinsi Lampung Masuk 5 Besar

NASIONAL

AKBP James H Hutajulu Resmi Menjabat Sebagai Kapolres Tulang Bawang, Berikut Profil Singkatnya

ADVERTORIAL

Memperingati Hari Ibu, Pemkab Tuba Meriahkan Dengan Jalan Sehat di Hadiri Langsung Oleh Gubernur Lampung

NASIONAL

M. Firsada Apresiasi Perjuangan Ponpes Darul Hidayah Al-Anshori Dalam Pendidikan Al-Quran

NASIONAL

Pelantikan pengurus PERBAKIN TUBABA

NASIONAL

Menara Masjid di BOGOR Setinggi 20 Meter Ambruk

NASIONAL

Nakes Wafat Saat Bertugas, Sudah Diberi Santunan Oleh Bupati Melalui Kadiskes

NASIONAL

Cegah Stunting, Pemkab Tubaba Beri Bantuan Jambanisasi kepada masyarakat